Suara terompet sahut menyahut memecah keheningan malam diiringi kilauan percikan kembang api menghiasi langit kelam tengah malam. Semua orang, baik yang tua, muda, remaja, maupun anak-anak tampak bergembira. Hal itu sudah menjadi sebuah tradisi untuk menyemarakkan kedatangan tahun baru. Entah dari mana datangnya budaya itu.
Apakah memang harus demikian untuk menyambut tahun baru; Berpesta, hura-hura,dan bergembira ria? Pernahkah kita berpikir sejenak tentang makna
tahun baru?
Bila tahun berganti, pernahkah kita berpikir apakah umur kita bertambah atau berkurang? Pernahkah kita bercermin diri, apa yang telah kita perbuat selama setahun yang telah lalu? Apa yang harus kita siapkan, dan kita lakukan untuk mengisi lembaran baru umur kita?
Berkaitan dengan kedatangan tahun baru, tidak bisa lepas dari tiga kelompok orang yang menyikapinya.
Kelompok pertama, yaitu orang yang menganggap pergantian tahun merupakan sesuatu yang harus dirayakan dengan berhura-hura. Yang ada pada benak orang-orang ini hanyalah bagaimana bisa menyenangkan diri. Sehingga mereka lupa untuk mendewasakan diri, memperbaiki diri. Mereka juga tidak menyadari bahwa semakin bertambah tahun umur mereka semakin berkurang. Jika demikian adanya yang terjadi pastilah mereka semakin terperosok dalam kesesatan.
Kelompok kedua, adalah orang yang menganggap, bahwa pergantian tahun hanyalah merupakan peristiwa yang sifatnya rutinitas dan tidak mempunyai makna apa-apa. Sehingga orang jenis ini tidak mempunyai kemauan yang kuat untuk semakin memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidupnya. Semua bersifat stagnan.
Adapun yang orang yang menyadari bahwa kedatangan tahun baru merupakan peringatan dari Allah, bahwa umur mereka semakin berkurang dan pintu menuju kehidupan sejati semakin dekat adalah termasuk kelompok orang yang ke tiga. Kelompok orang ini akan senantiasa berlomba dengan waktu untuk terus berjuang memperbaiki diri. Mereka berpegang teguh dengan sebuah prinsip:”Tahun ini harus lebih baik dibandingkan dengan tahun yang telah lalu.”
Bagaimana dengan kita?
Moga bos masuk kategori 3 ya,amiin..